Kerjasama atau cooperation merupakan bentuk lain dari organiasi bisnis yang berorientasi pada jasa yang dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi realisasi tujuan-tujuan ekonomi. Kerjasama adalah gabungan individualisme dan kepedulian sosial yang terjalin erat, yang bekerja demi kesejahteraan orang lain, sehingga memberikan harapan bagi pengembangan daya guna seseorang.
Prinsip kerjasama dalam Islam terdapat dalam Qur`an Surat : al-Maidah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَتَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (QS. 5:2)
Bentuk-bentuk Kerjasama (Kemitraan)
1. Kerjasama dalam Perdagangan (as-Syirkah/kemitraan usaha)
Syirkah secara etimologi berarti, “percampuran/penggabungan dua hal atau lebih, sehingga didalamnya tidak bisa dibeda-bedakan lagi”. Sedangkan secara istilah ekonomi berarti, “kerjasama antara dua belah oihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan konstribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan”.
Dalam hal ini Syirkah terbagi pada lima macam, yakni;
a. Syirkah ‘Inan, dimana para pihak yang terlibat didalamnya mempunyai posisi dan komposisi yang sama, baik dalam hal modal, pekerjaan, keuntungan, bahkan resiko.
b. Syirkah Mufawwadhah, dimana para pihak yang terlibat mempunyai posisi dan komposisi yang berbeda, baik modal, pekerjaan, keuntungan dan resiko, sesuai dengan kesepakatan.
c. Syirkah Wujuh, dimana para pihak yang bersekutu didalamnya sama-sama tidak mengeluarkan modal, tetapi hanya menjalankan usaha milik pihak lain. Dengan keuntungan dibagi diantara mereka berdasarkan kesepakatan.
d. Syirkah Abdan, dimana dua orang yang berserikat menerima dan melakukan suatu pekerjaan,yang hasil atau imbalannya dibagi diantara meeka sesuai kesepekatan juga.
e. Syirkah Mudharabah, (kemitraan modal) dimana para pihak yang terlibat dalam suatu pekerjaan bersekutu dengan pemilik modal sebagai pengelola usahanya, yang keuntungannya dibagi sesuai dengan kesepakatan mereka bersama, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal.
2. Kerjasama dalam Pertanian
a. Al-Muzara’ah. Yakni penyerahan tanah pertanian kepada seorang petani untuk digarap dan hasilnya dibagi dua.
b. Al-Musaqah. Yakni kerjasama antara pemilik kebun dengan petani penggarap dengan tujuan agar kebun tersebut dipelihara dan dirawat. Bila kebun tersebut bisa dipanen, maka hasilnya dibagi pada upah dan keuntungan masing-masing pihak

About these ads